41 Views

Isu mengenai normalisasi hubungan dengan Israel mencuat setelah pemerintah melalui Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM membuka layanan calling visa untuk delapan negara yakni Afghanistan, Guinea, Israel, Korea Utara, Kamerun, Liberia, Nigeria, dan Somalia. Seperti yang dikutip dari Sindonews.

Mencermati Pemberitaan diatas terkait Isu kerjasama Indonesia dengan Israel.

Ust. Irwan Taufik mengatakan “Kami sebagai muslim Indonesia, PD. GPII Karawang yang berada di wadah Besar Dewan Presidium Aliansi Pergerakan Islam Karawang (ASPIKA), GERAM atas Isu pemerintah RI Tersebut terlepas atas nama apa kerjasama yang akan dibangun dengan Israel, Ekonomi, Teknologi atau mungkin Politik, apapun itu. Ahad (29/11/2020).

Yang jelas dan pasti adalah Israel musuh kemanusiaan hampir semua bangsa khususnya saudara kami muslim Palestina dengan Pendudukan pengusiran saudara kami dari tanah nya sendiri, berapa juta nyawa hilang dalam bombardir serangan yang nyaris tiada henti, anak-anak hilang masa depanya, dewasa dan orang tua terus dibayangi teror, penganiayaan dan pambantaian sadis di setiap waktunya dan terakhir peta Negara Palestina pun hilang diganti dengan Peta Negara Israel.

Zionis ini memang licik, sadis dan hilang rasa kemanusiaan ketika ambisi penguasaan sebuah kaum atau bangsa untuk diambil alih secara paksa. Yahudi tipikal kaum yang tidak boleh dipercaya apapun pernyataan yang mereka keluarkan sesungguhnya Israel adalah negara yang konsisten dalam melakukan kejahatan kemanusiaan, apakah Negara macam inikah yang patut diajak berkawan dan kerjasama. sebagai warga negara kami berharap pemerintah mengkaji ulang dan mempertimbangkan kembali untuk tidak dilakukan kerjasama tersebut karena akan sangat melukai kami sebagai muslim indonesia, jelas apa yang tersirat dalam Pembukaan UUD 45 mengamanatkan;

Melawan segala bentuk Penjajahan didunia, dan Indonesia harus ikut berperan dalam perdamaian dunia.
Sangat jelas Israel adalah Penjajah bagi Bangsa Palestina.

Maka kami akan melakukan Penolakan jika keinginan kerjasama itu dilanjutkan setidaknya kami menunjukan inilah sikap keberpihakan kami atas saudara muslim kami di Palestina…. wallohualam. Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here