35 Views

Karawang,- Pasti Kita sudah sering mendengar mengenai bahaya alkohol, terlebih jika dikonsumsi secara berlebihan. Kehilangan kendali diri, risiko mengalami kecelakaan, melakukan tindakan kekerasan, hingga keracunan alkohol, merupakan bahaya jangka pendek yang bisa muncul akibat mengonsumsi alkohol.

Di sisi lain, mengonsumsi minuman beralkohol dengan kadar tidak berlebihan diduga dapat menurunkan risiko penyakit berbahaya, seperti stroke, diabetes, hingga penyakit jantung. Namun, mau sedikit atau banyak mengonsumsi alkohol, tetap saja tidak mengurangi bahaya yang bisa ditimbulkan oleh zat tersebut.

Terkait Minol perlu adanya Perda yang mengendalikan, mengawasi dan membatasi peredaran minuman beralkohol, Alhamdulillah, tadi siang Presidium Aspika, bersama 2 Aliansi aktivis Islam, Pemuda Faksi Umat yang diwakili oleh Nasyiatul Aisyiah Muhamadiyah ustdah Fauziah, FAIS oleh Sunarto dan Tokoh juga Guru kita KH. Ahmad Rofi’i Lc. MPd, beserta jajaran Pimpinan Pansus juga dihadiri para perwakilan OPD terkait, hadir juga Ibu Kabag. Hukum H. Neneng mewakili eksekutif. Senin (31/5/2021). di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Karawang.

Dalam kesempatan sidang Perdana, Pansus Raperda Minol/miras. Forum sidang menyepakati kesamaan sikap yakni bahwa Minuman Beralkohol sesuai hukum Islam 100% Haram, denga spirit local wisdom (kearifan Lokal) yang relijius berkeadaban dan menjungjung nilai-nilai kemanusiaan, kendati demikian secara aturan perundangan-undangan yang berlaku tetap mengikuti sesuai konsideran aturan yang lebih tinggi dengan narasi hukum normatif.

Cukup dinamis dan debatable terkait perumusan judul akan tetapi dengan kesamaan sikap tadi dengan titik tolak sesuai hukum syariat yang kemudian melindungi Generasi umat Islam dan menjaga anak bangsa kedepan, sehingga dapat ditemukan kesepahaman judul pada draf raperda miras. Maka seluruh unsur dan pihak sepakat akan terus mengawal Raperda ini hingga disahkan dalam Sidang Paripurna dan diundangkan dalam lembaran daerah yang kemudian akan dikawal pula sampai terbitnya Perbup sebagai implementasi dilapangan.

Irwan Taufik mengatakan “Kami dari Presidium Aspika dan aktivis islam lainya, memohon doa juga dukungan warga Karawang agar lahir produk hukum perda yang bekualitas, bermanfaat dan menjadi wasilah kebaikan hingga terwujud generasi unggul yang berahlakul karimah, Aamiin”. Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here