55 Views

Setelah agenda Sidang Dewan Organisasi (SDO) Gerakan Pemuda Islam Indonesia dilaksanakan beberapa waktu lalu di Jakarta, SDO dihadiri perwakilan pimpinan wilayah seluruh Indonesia. Dalam SDO GPII ini merumuskan beberapa hal dan keputusan organisasi yang mengikat untuk seluruh kader di Indonesia, hasil SDO ini merupakan keputusan tertinggi setelah Muktamar. Di antara keputusan SDO adalah penetapan waktu dan lokasi Muktamar.

Menyikapi hal tersebut PW GPII Jawa Barat menggelar Silaturahim dan Ifthar Jama’i (Buka Puasa Bersama) PD GPII Se-Jawa Barat untuk bermusyawarah mengenai beberapa hal tentang organisasi. Hadir dalam momentum tersebut pengurus PW GPII, Dewan Syura, beberapa Senior dan PD-PD Se-Jawa Barat. Beberapa gagasan disampaikan ketua PW GPII Jabar, Irwan Sholeh Amir, ia menyampaikan beberapa hal pasca mengikuti SDO di Jakarta.

Menurutnya, “Jawa Barat diajukan beberapa Pimpinan Wilayah sebagai calon tuan rumah Muktamar, maka hal ini merupakan amanah yang harus kita pertimbangkan, sekaligus mengukur kesiapan Pimpinan Daerah serta pertimbangan lainya.” Setelah dibahas dan didiskusikan melalui musyawarah mufakat, akhirnya wacana tuan rumah Muktamar mendapat tanggapan yang bulat dari para Ketua PD yang menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah muktamar GPII yang akan digelar tahun ini. Sabtu, (01/05/2021).

Kebulatan sikap PD-PD Jawa Barat tersebut ditanggapi oleh Ketua PD GPII Karawang, Irwan Taufik, yang menyatakan, “ini adalah momentum yang sangat baik ketika Muktamar akan diselenggarakan di Jawa Barat, beberapa alasan saya diantaranya adalah GPII Jawa Barat dikenal oleh PW lain memiliki kultur sebagai kader Idelogis, militan dan terdepan menyikapi isu-isu keumatan dan kebangsaan.”

Kanan Irwan Taufik Ketua PD GPII Karawang

“Dengan Muktamar ini pula eksistensi gerakan dan marwah wadah besar GPII Jawa barat jelas nampak, muktamar ini tidak hanya kita akan menempuh aturan normatif organisasi tetapi menjadi media silaturahim lebih besar berkumpulnya para senior keluarga besar GPII dari masa ke masa, khususnya yang ada di Jawa Barat, umumnya se-Indonesia. Dan yang terpenting bahwa Kader GPII Jawa Barat layak, pantas dan siap menjadi figur nasional GPII kedepan”, pungkasnya.

Selain bahasan terkait Muktamar, dari gagasan ke gerakan, dalam waktu dekat PW GPII Jabar akan menggelar Musyawarah Kerja dan Tsaqofah (Madrasah Peradaban) di beberapa daerah di Jawa Barat, sebagai langkah taktis gerakan membumikan kader Idieologis keumatan dan kebangsaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here